A. Latar Belakang Penelitian
Pembangunan pendidikan nasional Indonesia mendapat pencerahan di
dalam pelaksanaannya sejak disahkannya Undang-Undang No. 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional. Di dalarn Undang-Undang tersebut
dikatakan bahwa visi pembangunan pendidikan nasional adalah terwujudnya
manusia Indonesia yang cerdas, produktif dan berakhlak mulia. Dengan
demikian pendidikan nasional Indonesia meiniliki peranan penting dalam
menentukan masa depan bangsa dan negara Indonesia.
Saat ini, hampir semua segi kehidupan termasuk pendidikan Indonesia
tidak terlepas dari teknologi yang berkembang sangat pesat. Hal ini
mengisyaratkan bahwa untuk kehidupan ekonomi, sosial, politik dan
pendidikan di masa yang akan datang ditentukan kualitas pendidikan yang
dapat menguasai dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan taraf
kehidupan. Hal ini sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 alinea 4 yang
memuat tujuan nasional Indonesia yaitu untuk memajukan kesejahteraan
umum sekaligus untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dalam rangka mencapai visi pembangunan pendidikan nasional dan
tujuan nasional tersebut, masih banyak hambatan dan masalah yang dihadapi
dunia pendidikan pada umumnya dan pendidikan kejuruan pada khususnya
antara lain banyaknya pengangguran terdidik, kurangnya dana pendidikan dan
masih rendahnya kualitas lulusan. Khusus untuk pendidikan kejuruan memerlukan pengelolaan yang baik, sehingga dapat menghasilkan lulusan
yang berwawasan luas, mempunyai keterampilan dan keahlian yang tinggi,
siap memasuki dunia kerja serta mau mengembangkan sikap profesional.
Dalam pasal 18 Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional dikatakan bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
merupakan bagian dari pendidikan menengah di dalam jenjang pendidikan
formal di Indonesia. Sebagai penjelasannya, di dalam Peraturan Pemerintah
No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
dikatakan bahwa yang dimaksud dengan pendidikan kejuruan adalah salah
satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan
kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs,
atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui
sama atau setara SMP atau MTs.
Fungsi Pendidikan Menengah Kejuruan menurut Peraturan
Pemerintah No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan pasal 76 ayat (2) adalah:
1. Meningkatkan, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai keimanan,
akhlak mulia, dan kepribadian luhur;
2. Meningkatkan, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dan
cinta tanah air;
3. Membekali peserta didik dengan kemampuan ilmu pengetahuan dan
teknologi serta kecakapan kejunuan para profesi sesuai dengan kebutuhan
masyarakat;
3
4. Meningkatkan kepekaan dan kemampuan mengapresiasi serta
mengekspresikan keindahan, kehalusan, dan harmoni;
5. Menyalurkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga, baik untuk
kesehatan dan kebugaran jasmani maupun prestasi; dan
6. Meningkatkan kesiapan fisik dan mental untuk hidup mandiri di
masyarakat dan/atau melanjutkan pendidikan kejenjang pendidikan tinggi.
Dalam penyelenggaraan pendidikan kejuruan, praktek kerja lapangan
sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar. Slameto (2003 : 9)
menyatakan bahwa di dalam belajar yang penting bukan mengulangi hal-hal
yang harus dipelajari tetapi mengerti atau memperoleh insight, sifat-sifat
belajar dengan insight tergantung dari pengalaman masa lampau yang relevan
dalam hal ini adalah praktek kerja lapangan. Menurut Bartono (2005 : 7),
praktek kerja lapangan adalah praktek di luar kelas pada suatu instansi yang
sedang beroperasi. Praktek kerja lapangan adalah sebagai upaya penerapan
dan pembandingan antara pekerjaan yang senyatanya dengan teori yang
didapat siswa di dalam kelas sebagai bagian dan kurikulum yang diwajibkan
untuknya. Praktek kerja lapangan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga
dikenal dengan sebutan praktek kerja industri (Prakerin).
Untuk mengelola paktek kerja industri (Prakerin), Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) harus berkomitmen untuk memperhatikan mutu pelaksanaan
Prakerin dalam rangka mendukung kualitas lulusan SMK. Untuk itu yang
perlu diperhatikan adalah pemilihan industri yang menjadi institusi pasangan
SMK dalam Prakerin, pembinaan hubungan antara SMK dan industri tersebut,
4
serta kesesuaian antara keterampilan yang didalami siswa selama Prakerin
dengan kebutuhan dunia industri dalam kehidupan nyata.
Kebijakan yang sesuai dalam pengelolaan Prakerin adalah Link and
Match, yang pada dasarnya konsep Link and Match adalah strategi untuk
meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan terutama kebutuhan
dunia usaha dan dunia industri. Sebagai realisasi kebijakan Link and Match
maka pendidikan menengah kejuruan melakukan perubahan sistem pendidikan
dan perubahan pola pikir, sikap dan nilai pelakunya yaitu dengan
dilaksanakannya pendidikan sistem ganda (PSG).
Pengertian pendidikan sistem ganda menurut Direktorat Pendidikan
Menengah Kejuruan (Anonim, 1995) adalah:
“Suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan keahlian
yang memadukan secara sistematik dan sinkron program pendidikan di
sekolah dan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui
bekerja langsung di dunia kerja, terarah untuk mencapai suatu tingkat
keahlian profesional tertentu”.
Menurut Wena yang dikutip oleh Muhaimin (2005 11) PSG adalah
suatu cara menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kejuruan khususnya
pada SMK yang memadukan kegiatan belajar di sekolah dan kegiatan belajar
melalui bekerja langsung pada bidang serta suasana yang sesungguhnya dan
relevan di lapangan kerja. Sedangkan menurut Badeai yang dikutip oleh
Susilowati (2005 : 11) PSG adalah salah satu bentuk penyelenggaraan
pendidikan di SMK dan pelatihan industri yang dilakukan secara sistematik
untuk mencapai tingkat yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.
5
Pada pelaksanaannya, Prakerin dalam PSG di SMK membutuhkan
terobosan-terobosan untuk meningkatkan mutu pelaksanaannya. Dan
pelaksanaan Prakerin tersebut diharapkan siswa-siswi dapat memanfaatkan
dengan sebaik-baiknya terutama mengenai ilmu yang akan diperoleh di
lapangan, hasil dari pengembangan teori di sekolah. Tujuan umum yang ingin
dicapai dari pelaksanaan Prakerin tersebut adalah mengurangi kesenjangan
antara profil tenaga kerja output pendidikan dengan kualifikasi tenaga kerja
yang dibutuhkan oleh pasar kerja. Sedangkan manfaat yang diperoleh dari
Prakerin antara lain memperoleh pengalaman tentang tehnik/keterampilan di
dunia usaha atau industri dan sekaligus memperoleh pengetahuan tentang
manajemen industri (Anonim, 2002: 5).
Prakerin yang dilaksanakan ini meliputi:
1. Praktek dasar kejuruan dapat dilaksanakan sebagian di sekolah dan
sebagian lainnya di industri. Praktek dasar kejuruan yang tidak dapat
dilaksanakan di industri karena industri tidak mempunyai fasilitas
penelitian dapat dilaksanakan di sekolah.
2. Praktek kerja industri keahlian produktif dilaksanakan di industri dalam
bentuk “on the job tranning”. Praktek ini berbentuk kegiatan mengerjakan
pekerjaan produksi atau jasa (pekerjaan yang sesungguhnya) di industri
atau perusahaan.
3. Pengaturan program 1 dan 2 harus disepakati pada awal program oleh
kedua belah pihak (Anonim, 2003: 1).
6
Realita yang terjadi saat ini di kalangan lulusan SMK yang telah
menempuh pendidikan sistem ganda adalah bahwa mereka belum mempunyai
kesiapan secara mental untuk masuk dalam dunia kerja. Kesiapan mental
terkait dengan kesadaran seseorang untuk melaksanakan kewajiban yang telah
diberikan dan bertanggung jawab atas tindakan dan kinerjanya. Kesiapan
mental ini harus didukung dengan kemampuan berkomunikasi dengan rekan
kerja dan beradaptasi dengan lingkungan kerja. Hal ini menjadi sebuah
masukan bagi sekolah kejuruan untuk memperbaiki sistem yang ada supaya
lulusan yang dihasilkan semakin siap masuk dunia kerja dan memiliki
kemampuan yang diharapkan oleh industri.
Tidak bisa dipungkiri, dunia pendidikan adalah tahap perencanaan
karier yang ikut menentukan tahap demi tahap peningkatan pribadi seseorang
walaupun secara riil siswa belum melakukan pilihan pekerjaan pada saat yang
bersangkutan memasuki suatu lembaga pendidikan (Handoko, 2000 : 123).
Nilai intrinsik pendidikan yang menumbuh-kembangkan tiap individu secara
optimal sesuai dengan keberadaan dan nilai instrumentalnya berperan dalam
memberikan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan sebagai persiapan
dan intrumen untuk melanjutkan hidup dan kehidupan di tengah masyarakat
(Yusuf, 2002 : 61-62). Apabila nilai yang dimaksud tidak terakomodir dengan
baik, tentunya tiap individu yang mengikuti pendidikan tidak akan
berkembang dengan baik. Akan lebih buruk lagi kalau apa yang diberikan
selama persiapan jauh menyimpang dari dunia kerja.
7
Hal ini juga terjadi di SMK Negeri 4 Klaten di mana sebagian lulusan
jurusan akuntansi belum semuanya diterima di dunia kerja sesuai dengan latar
belakangnya. Secara sekilas para lulusan itu telah bekerja, tetapi dapat
dikatakan sebagian dari mereka bekerja pada bidang yang tidak sesuai dengan
kompetensi yang telah dipelajari di sekolah. Hal ini menunjukkan kurang
efektifnya perencanaan karier yang dilakukan di SMK Negeri 4 Klaten,
meskipun ada faktor lain yang ikut menentukan peningkatan karier seperti
lowongan jabatan di dalam industri. Kurang efektifhya perencanaan karier di
SMK Negeri 4 Klaten tersebut secara tidak langsung mempengaruhi
terpenuhinya prasyarat-prasyarat peningkatan karier seperti prestasi dan
efisiensi lulusan (Handoko, 2000 : 124).
Perencanaan karier yang matang di SMK Negeri 4 Klaten seharusnya
tertuang di dalam program Prakerin yang berbasis mutu. Program tersebut
harus dirancang untuk menjadi wadah bagi siswa untuk memahami kualifikasi
tenaga kerja yang dibutuhkan oleh pasar kerja sehingga mereka menjadi lebih
siap mental untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya dan membangun
karier yang terbaik. Untuk SMK Negeri 4 Klaten, manfaat Prakerin yang
paling diharapkan dapat diberikan kepada siswa adalah supaya mereka
memperoleh pengalaman tentang tehnik/keterampilan di dunia usaha atau
industri dan sekaligus memperoleh pengetahuan tentang manajemen industri
khususnya tentang ilmu administrasi (Anonim, 2002 : 5).
Dalam penelitian ini SMK Negeri 4 Klaten dipilih menjadi lokasi
penelitian. Penentuan lokasi penelitian dan setting penelitian selain dibingkai
8
dalam kerangka teoritis juga dilandasi oleh pertimbangan teknis operasional.
Untuk itu, lokasi atau setting penelitian dipertimbangkan berdasarkan
kemungkinan dapat tidaknya dimasuki dan dikaji lebih mendalam. Hal ini
penting karena betapapun menariknya suatu kasus, tetapi jika sulit dimasuki
lebih dalam oleh seorang peneliti, maka akan menjadi kerja yang sia-sia
(Bungin, 2007 : 148).
Di samping alasan di atas, untuk menentukan lokasi lapangan
penelitian perlu juga dipertimbangkan segi geografis dan praktis seperti
waktu, biaya dan tenaga. Moleong (2005 : 128) menyatakan bahwa cara
terbaik yang perlu ditempuh dalam penentuan lapangan penelitian adalah
dengan jalan mempertimbangkan teori substantif dan dengan mempelajari
serta mendalami fokus serta rumusan masalah penelitian, untuk itu perlu
memilih lapangan yang sesuai dengan kenyataan. Keterbatasan geografis dan
praktis seperti waktu, biaya dan tenaga perlu dipertimbangkan dalam
penentuan lokasi penelitian.
Berdasarkan faktor-faktor di atas, peneliti memilih SMK Negeri 4
Klaten menjadi lokasi penelitian dengan pertimbangan sebagai berikut:
1. Dari pertimbangan mungkin atau tidaknya dimasuki untuk memperoleh
data yang baik atau informasi yang mendalam bahwa peneliti mempunyai
hubungan yang cukup baik dengan informan terutama Kepala Sekolah dan
sebagian Guru SMK, hubungan yang cukup baik inilah yang
memungkinkan peneliti memperoleh informasi yang mendalam atau data
yang akurat dalam suatu penelitian.
9
2. Dari segi waktu dimungkinkan bahwa peneliti dapat secara leluasa untuk
mengadakan pengumpulan data karena letak geografis yang tidak begitu
jauh antara lokasi penelitian dengan tempat tinggal penelitian yang
didukung dengan sarana transportasi yang mudah.
3. Dari segi biaya bahwa untuk menuju lokasi penelitian tidak membutuhkan
biaya yang tinggi karena letak lokasi penelitian yang cukup dekat atau
tidak begitu jauh.
4. Dari segi tenaga bahwa peneliti tidak perlu mengeluarkan tenaga yang
banyak untuk menuju lokasi penelitian.
5. Dari segi manfaat bahwa lokasi penelitian ini dipilih karena adanya bukti
bahwa lokasi penelitian mempunyai prestasi yang baik dalam hal-hal
tertentu dibandingkan dengan beberapa sekolah lainnya sehingga hasil
penelitian akan membawa manfaat bagi peneliti dalam usaha peningkatan
mutu sekolah.
Suatu penelitian akan dapat bermakna jika suatu penelitian itu dapat
bermanfaat bagi para pembaca dan bagi peneliti itu sendini. Salah satu faktor
yang dapat mempengaruhi bermaknanya suatu penelitian adalah karena
diperolehnya data yang akurat atau diperolehnya informasi yang mendalam
tentang suatu obyek penelitian. Informasi yang mendalam atau data yang
akurat akan diperoleh jika ada hubungan yang baik antara peneliti atau
pengumpul data dengan informan.
10
B. Fokus Penelitian
Berdasarkan pada latar belakang masalah sebagaimana dijelaskan di
atas, maka fokus penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: Bagaimanakah
ciri-ciri pengelolaan praktek kerja industri (Prakerin) yang efektif di Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten?
Sub fokus dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimanakah ciri-ciri pelaksanaan praktek kerja industri (Prakerin) di
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten?
2. Bagaimanakah ciri-ciri organisasi pengelolaan praktek kerja industri
(Prakerin) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten?
3. Bagaimanakah ciri-ciri hubungan praktek kerja industri (Prakerin) di
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten?
C. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan fokus penelitian yang telah dikemukakan maka tujuan
penelitian ini adalah: untuk mendiskripsikan ciri-ciri pengelolaan praktek
kerja industri (Prakerin) yang efektif di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Negeri 4 Klaten.
Sub tujuan penelitian ini meliputi :
1. Untuk mendiskripsikan ciri-ciri pelaksanaan praktek kerja industri
(Prakerin) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten.
2. Untuk mendiskripsikan ciri-ciri organisasi praktek kerja industri (Prakerin)
di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten.
11
3. Untuk mendiskripsikan ciri-ciri hubungan praktek kerja industri (Prakerin)
di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten.
D. Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoritis
Manfaat penelitian ini memberikan sumbangan ilmu pengetahuan
yang berkaitan dengan:
a. Ciri-ciri pelaksanaan praktek kerja industri (Prakerin) di Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten.
b. Ciri-ciri organisasi praktek kerja industri (Prakerin) di Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten.
c. Ciri-ciri hubungan praktek kerja industri (Prakerin) di Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten.
2. Manfaat Praktis
Penelitian ini bermanfaat untuk:
a. Kepala Dinas Pendidikan Nasional, sebagai bahan masukan untuk
mengambil kebijakan tentang efektifitas pengelolaan praktek kerja
industri (Prakerin) berbasis mutu di Sekolah Menengah Kejuruan
(SMK) untuk meningkatkan kualitas kelulusan.
b. Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten, sebagai
dasar untuk mengambil tindakan efektifitas pengelolaan praktek kerja
industri (Prakerin) berbasis mutu di sekolah untuk meningkatkan
kualitas lulusan.
12
c. Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten, sebagai
dasar untuk mengambil tindakan efektifitas pengelolaan praktek kerja
industri (Prakerin) berbasis mutu di sekolah.
d. Komite Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten, sebagai
bahan acuan di dalam pengendalian pelaksanaan efektifitas
pengelolaan praktek kerja industri (Prakerin) berbasis mutu.
e. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten, sebagai
bahan renungan untuk mengembangkan kemandirian mereka melalui
efektifitas pengelolaan praktek kerja industri (Prakerin) berbasis mutu.
E. Definisi Istilah
1. Praktek kerja industri (Prakerin) adalah salah satu model penyelenggaraan
pendidikan keahlian profesional yang memadukan secara sistematis dan
sinkronisasi antara pendidikan sekolah dan penguasaan keahlian atau
ketrampilan yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia
kerja untuk mencapai suatu tingkat keahlian yang profesional sesuai
dengan program studinya dan yang diharapkan dalam profil kemampuan
lulusan SMK.
2. Pengelolaan praktek kerja industri (Prakerin) berbasis mutu adalah segala
bentuk pengelolaan praktek kerja industri (Prakerin) di sekolah kejuruan
dengan tujuan meningkatkan kualitas lulusan.
13
3. Institusi pasangan SMK dalam Prakerin adalah industril perusahaan yang
menjadi rekanan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten
dalam praktek kerja industri (Prakerin).
4. Organisasi pengelolaan praktek kerja industri (Prakerin) adalah struktur
organisasi yang terbentuk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4
Klaten untuk mengelola program praktek kerja industri (Prakerin).
5. Fungsi organisasi adalah fungsi setiap jabatan di dalam organisasi program
praktek kerja industri (Prakerin) yang terbentuk di Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) Negeri 4 Klaten.
6. Kegiatan praktek kerja industri (Prakerin) adalah semua kegiatan yang
dilaksanakan siswa di dalam program praktek kerja industri (Prakerin) di
institusi pasangan SMK dalam Prakerin.
7. Sub fokus penelitian adalah unsur-unsur yang menyusun dan menjelaskan
fokus penelitian.
Senin, 28 Mei 2012
kabar indonesia
KabarIndonesia -
Jambi, Bahwa kesiapan mental memasuki dunia kerja sangat penting,
itulah inti yang tersirat dari apa yang disampaikan Wakil Gubernur
(Wagub) Jambi, Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum dan Direktur Jenderal
Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Myra M.
Hanartani, SH, MA dalam acara Pembukaan Training of Trainer (TOT) bagi
Pengajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Mediator Hubungan
Industrial se Provinsi Jambi, pada Rabu malam (9/2) di Muara Bulian
Room, Hotel Wiltop, Kota Jambi.
Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Kelembagaan dan Pemasyarakatan Hubungan Industrial dan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, yang ditujukan untuk membekali dan mempersiapkan mindset/pola pikir dan mental para alumni dan siswa siswi SMK dalam memasuki dunia kerja.
Kesiapan mental dalam memasuki dunia kerja memang berlaku untuk semua orang, semua tenaga kerja. Namun, pelatihan ini diadakan bagi pengajar SMK yang selanjutnya diharapkan dapat meneruskan atau mentransfer apa yang didapat oleh para pengajar SMK dari pelatihan ini kepada para siswa dan siswinya, dengan pertimbangan bahwa siswa siswi SMK dibekali dengan keterampilan untuk (langsung) bekerja pada bidang tertentu, artinya alumni SMK itu biasanya langsung terjun ke dunia kerja, tidak seperti alumni SMA yang biasanya melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang pendidikan tinggi sebelum memasuki dunia kerja.
Dalam sambutannya, Wagub dengan lugas mengatakan menyambut baik diselenggarakannya pelatihan ini, yang dinilainya sangat strategis, khususnya dalam kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas siswa siswi SMK dalam meningkatkan daya saing daerah guna pemanfaatan potensi-potensi yang ada di Provinsi Jambi.
“Sejalan dengan itu, dalam kaitan dengan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi juga sedang menggalakkan peningkatan jumlah SMK. Penggalakan tersebut akan dilakukan dengan meningkatkan persentase perbandingan antara jumlah SMK dan SMA, yang juga selaras dengan program pemerintah. Tentu, tidak hanya peningkatan secara kuantitas yang kita harapkan, namun akan juga dibarengi dengan peningkatan kualitas SMK. Dengan demikian, kita berharap lulusan pendidikan sekolah menengah kejuruan di Provinsi Jambi dapat mudah terserap oleh lapangan kerja yang tersedia,” tutur Wagub.
Wagub kemudian mnjelaskan tujuan pendidikan SMK sebagaimana dituangkan dalam Undang-undang Sistem pendidikan Nasional N0. 20 Tahun 2003, bahwa pendidikan kejuruan bertujuan mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Oleh sebab itu, pendidikan SMK memerlukan magang bagi siswa siswi dalam rangka menambah pengalaman agar lebih siap memasuki pasar kerja. Hal ini terkait dengan pola pendidikan SMK yang menggunakan sistem ganda yaitu belajar di sekolah dan belajar di industri.
Namun, kendala yang kerap ditemui adalah tidak sebandingnya jumlah industri tempat magang dengan siswa-siswi SMK, yang mana tempat industri sangat terbatas, terang Wagub.
Sehubungan dengan kendala tersebut, Wagub meminta setiap industri yang ada di Provinsi Jambi untuk menerima dan memberikan kesempatan kepada SMK untuk melaksanakan magang, sehingga melalui kerjasama dan kemitraan SMK dan industri (perusahaan) dapat menghasilkan lulusan SMK yang berpengetahuan sekaligus memiliki pengalaman.
Selanjutnya, Wagub menyampaikan pesan kepada para peserta TOT yang terdiri dari para guru SMK untuk mengikuti pelatihan ini secara maksimal sebagai wahana yang bertujuan untuk mempersiapkan SDM berkeunggulan dan bermutu tinggi, khususnya di Provinsi Jambi.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Myra M. Hanartani, SH, MA memaparkan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia, yang intinya masyarakat Indonesia masih sangat membutuhkan peningkatan kualitas, baik dalam skill/keterampilan maupun dalam mental dan karakter.
Myra memaparkan secara singkat permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia, yang terdiri dari tiga hal, yaitu :
1. Lapangan kerja yang sangat terbatas
2. Lapangan kerja yang tersedia tidak terpenuhi. Hal ini karena skill yang kurang memadai dari para pelamar kerja
3. Pelaksanaan hubungan industrial belum optimal
Permasalahan yang ke-3 (pelaksanaan hubungan industrial yang belum optimal) ini lah yang diupayakan untuk ditanggulangi, salah satunya dengan mengadakan pelatihan ini, ujar Myra.
Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja memberikan cindera mata berupa buku-buku tenaga kerja kepada Wagub.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Raflinur, SH menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan sesuatu yang positif guna membantu membekali mental dan pola pikir siswa siswi SMK di Provinsi Jambi dalam memasuki dan menghadapi dunia kerja sembari berharap para peserta TOT dapat menyerap apa yang diberikan dalam pelatihan ini, untuk kemudian ditransfer kepada anak didiknya.
Ketua panitia penyelenggara TOT, Hayani Rumonggan dalam laporannya menyampaikan, peserta pelatihan ini berjumlah 50 orang, terdiri dari guru-guru SMK se Provinsi Jambi dan juga dari provinsi-provinsi lainnya di Nusantara.
Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Kelembagaan dan Pemasyarakatan Hubungan Industrial dan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, yang ditujukan untuk membekali dan mempersiapkan mindset/pola pikir dan mental para alumni dan siswa siswi SMK dalam memasuki dunia kerja.
Kesiapan mental dalam memasuki dunia kerja memang berlaku untuk semua orang, semua tenaga kerja. Namun, pelatihan ini diadakan bagi pengajar SMK yang selanjutnya diharapkan dapat meneruskan atau mentransfer apa yang didapat oleh para pengajar SMK dari pelatihan ini kepada para siswa dan siswinya, dengan pertimbangan bahwa siswa siswi SMK dibekali dengan keterampilan untuk (langsung) bekerja pada bidang tertentu, artinya alumni SMK itu biasanya langsung terjun ke dunia kerja, tidak seperti alumni SMA yang biasanya melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang pendidikan tinggi sebelum memasuki dunia kerja.
Dalam sambutannya, Wagub dengan lugas mengatakan menyambut baik diselenggarakannya pelatihan ini, yang dinilainya sangat strategis, khususnya dalam kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas siswa siswi SMK dalam meningkatkan daya saing daerah guna pemanfaatan potensi-potensi yang ada di Provinsi Jambi.
“Sejalan dengan itu, dalam kaitan dengan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi juga sedang menggalakkan peningkatan jumlah SMK. Penggalakan tersebut akan dilakukan dengan meningkatkan persentase perbandingan antara jumlah SMK dan SMA, yang juga selaras dengan program pemerintah. Tentu, tidak hanya peningkatan secara kuantitas yang kita harapkan, namun akan juga dibarengi dengan peningkatan kualitas SMK. Dengan demikian, kita berharap lulusan pendidikan sekolah menengah kejuruan di Provinsi Jambi dapat mudah terserap oleh lapangan kerja yang tersedia,” tutur Wagub.
Wagub kemudian mnjelaskan tujuan pendidikan SMK sebagaimana dituangkan dalam Undang-undang Sistem pendidikan Nasional N0. 20 Tahun 2003, bahwa pendidikan kejuruan bertujuan mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Oleh sebab itu, pendidikan SMK memerlukan magang bagi siswa siswi dalam rangka menambah pengalaman agar lebih siap memasuki pasar kerja. Hal ini terkait dengan pola pendidikan SMK yang menggunakan sistem ganda yaitu belajar di sekolah dan belajar di industri.
Namun, kendala yang kerap ditemui adalah tidak sebandingnya jumlah industri tempat magang dengan siswa-siswi SMK, yang mana tempat industri sangat terbatas, terang Wagub.
Sehubungan dengan kendala tersebut, Wagub meminta setiap industri yang ada di Provinsi Jambi untuk menerima dan memberikan kesempatan kepada SMK untuk melaksanakan magang, sehingga melalui kerjasama dan kemitraan SMK dan industri (perusahaan) dapat menghasilkan lulusan SMK yang berpengetahuan sekaligus memiliki pengalaman.
Selanjutnya, Wagub menyampaikan pesan kepada para peserta TOT yang terdiri dari para guru SMK untuk mengikuti pelatihan ini secara maksimal sebagai wahana yang bertujuan untuk mempersiapkan SDM berkeunggulan dan bermutu tinggi, khususnya di Provinsi Jambi.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Myra M. Hanartani, SH, MA memaparkan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia, yang intinya masyarakat Indonesia masih sangat membutuhkan peningkatan kualitas, baik dalam skill/keterampilan maupun dalam mental dan karakter.
Myra memaparkan secara singkat permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia, yang terdiri dari tiga hal, yaitu :
1. Lapangan kerja yang sangat terbatas
2. Lapangan kerja yang tersedia tidak terpenuhi. Hal ini karena skill yang kurang memadai dari para pelamar kerja
3. Pelaksanaan hubungan industrial belum optimal
Permasalahan yang ke-3 (pelaksanaan hubungan industrial yang belum optimal) ini lah yang diupayakan untuk ditanggulangi, salah satunya dengan mengadakan pelatihan ini, ujar Myra.
Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja memberikan cindera mata berupa buku-buku tenaga kerja kepada Wagub.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Raflinur, SH menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan sesuatu yang positif guna membantu membekali mental dan pola pikir siswa siswi SMK di Provinsi Jambi dalam memasuki dan menghadapi dunia kerja sembari berharap para peserta TOT dapat menyerap apa yang diberikan dalam pelatihan ini, untuk kemudian ditransfer kepada anak didiknya.
Ketua panitia penyelenggara TOT, Hayani Rumonggan dalam laporannya menyampaikan, peserta pelatihan ini berjumlah 50 orang, terdiri dari guru-guru SMK se Provinsi Jambi dan juga dari provinsi-provinsi lainnya di Nusantara.
informasi karir siswa smk
Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah pihak
yang terutama berkepentingan dengan bantuan untuk perencanaan karier.
Kegiatan penting dalam perencanaan karier adalah pengambilan keputusan,
untuk mengambil keputusan siswa memerlukan informasi karier. Informasi
karier khususnya informasi pribadi, sekolah lanjutan dan jabatan sangat
penting untuk menyusun rencana dan menentukan pilihan pekerjaan. Tapi
keyataannya sering dijumpai di sekolah banyak siswa Sekolah Menengah
Atas yang terlanjur masuk ke perguruan tinggi tertentu merasa salah
pilih jurusan karena tidak sesuai dengan minatnya. Begitu juga dengan
siswa SMK yang merasa kesulitan dalam memilih karier setelah tamat dari
sekolah. Berdasarkan keadaan tersebut dapat dikatakan bahwa informasi
tentang karier apa saja yang dibutuhkan oleh siswa sekolah kejuruan,
sangat diperlukan oleh pihak-pihak yang melaksanakan layanan bimbingan
karier di SMK.
Penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui jenis kebutuhan informasi karier yang dibutuhkan siswa SMK N I Kota Pasuruan yang terdiri dari1) kebutuhan informasi Pribadi, kebutuhan informasi kelanjutan studi, dan 3) kebutuhan informasi jabatan.Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif survei dan jenis datanya bersifat kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian seluruh siswa kelas XI SMK Negeri I kota Pasuruan sebanyak 677 siswa. sedangkan sampel yang diambil sebanyak 105 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposional random sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan angket terstruktur dengan bentuk jawaban angket tertutup dan angket tidak terstruktur dengan bentuk jawaban angket terbuka. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kebutuhan informasi pribadi yang menjelaskan tentang kebutuhan pemahaman diri adalah siswa sangat membutuhkan informasi tentang potensi diri, informasi tentang minat, informasi tentang sifat kepribadian, informasi tentang prestasi dan banyak siswa membutuhkan informasi latar belakang. 2) Kebutuhan informasi kelanjutan studi yang terdiri informasi kebutuhan jalur pendidikan yang terdiri jalur pendidikan formal dan jalur non formal sangat banyak siswa membuthkan. Kebutuhan informasi status perguruan tinggi yang sangat dibutuhkan adalah tentang informasi perguruan tinggi negeri. Kebutuhan informasi prodit/fakultas/jurusan yang sesuai dengan prodit di SMK yang sangat dibutuhkan adalah informasi tentang tehnik informatika sedangkan yang tidak sesuai dengan prodit SMK adalah informasi tentang psikologi menyusul sastra dan seni menyusul bimbingan dan konseling. 3) Kebutuhan informasi jabatan sangat banyak siswa membutuhkan informasi: a) informasi tentang persyaratan kerja b) informasi tentang pekerjaan c) informasi tentang sumber-sumber informasi
Berdasarkan hasil penelitia ini disarankan agar pihak sekolah dapat melakukan hubungan kerjasama dengan pihak luar sekolah seperti perusahaan organisasi tenaga kerja, departemen kerja, instansi-instansi terkait dengan bidang ketenaga kerjaan, sebagai upaya meningkatkan kegiatan pemberian informasi karier dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan siswa untuk memproleh informasi baik itu dari dunia kerja maupun dunia pendidikan (PT).
Penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui jenis kebutuhan informasi karier yang dibutuhkan siswa SMK N I Kota Pasuruan yang terdiri dari1) kebutuhan informasi Pribadi, kebutuhan informasi kelanjutan studi, dan 3) kebutuhan informasi jabatan.Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif survei dan jenis datanya bersifat kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian seluruh siswa kelas XI SMK Negeri I kota Pasuruan sebanyak 677 siswa. sedangkan sampel yang diambil sebanyak 105 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposional random sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan angket terstruktur dengan bentuk jawaban angket tertutup dan angket tidak terstruktur dengan bentuk jawaban angket terbuka. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kebutuhan informasi pribadi yang menjelaskan tentang kebutuhan pemahaman diri adalah siswa sangat membutuhkan informasi tentang potensi diri, informasi tentang minat, informasi tentang sifat kepribadian, informasi tentang prestasi dan banyak siswa membutuhkan informasi latar belakang. 2) Kebutuhan informasi kelanjutan studi yang terdiri informasi kebutuhan jalur pendidikan yang terdiri jalur pendidikan formal dan jalur non formal sangat banyak siswa membuthkan. Kebutuhan informasi status perguruan tinggi yang sangat dibutuhkan adalah tentang informasi perguruan tinggi negeri. Kebutuhan informasi prodit/fakultas/jurusan yang sesuai dengan prodit di SMK yang sangat dibutuhkan adalah informasi tentang tehnik informatika sedangkan yang tidak sesuai dengan prodit SMK adalah informasi tentang psikologi menyusul sastra dan seni menyusul bimbingan dan konseling. 3) Kebutuhan informasi jabatan sangat banyak siswa membutuhkan informasi: a) informasi tentang persyaratan kerja b) informasi tentang pekerjaan c) informasi tentang sumber-sumber informasi
Berdasarkan hasil penelitia ini disarankan agar pihak sekolah dapat melakukan hubungan kerjasama dengan pihak luar sekolah seperti perusahaan organisasi tenaga kerja, departemen kerja, instansi-instansi terkait dengan bidang ketenaga kerjaan, sebagai upaya meningkatkan kegiatan pemberian informasi karier dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan siswa untuk memproleh informasi baik itu dari dunia kerja maupun dunia pendidikan (PT).
10 Blogger Teknologi Terbaik di Dunia
10 Blogger Teknologi Terbaik di Dunia
Teknologi
dalam satu dekade ini berkembang pesat. Berita dan kajian perkembangan
ini tentunya menjadi perhatian banyak blogger. Tak heran, blog yang
membahas teknologi bagai jamur di musim hujan. Dari sekian banyak
blogger teknologi, siapa yang terbaik?
Setelah
mencari dari beberapa referensi, saya akhirnya menemukan 10 blogger
terbaik dunia di bidang teknologi. Di bawah ini adalah kesepuluh blogger
tersebut yang disertai foto dan profil singkatnya
No | Nama Blogger | Profil Singkat |
10
|
Thomas Ricker
| Thomas Ricker berkontribusi besar kepada Engadget.com yang didirikan pada 2004. Kontribusinya ini menjadikan engadget sebagai salah satu blog terbaik dunia yang membahas seluk beluk gadget. Ciri khas blog ini adalah artikelnya ditulis dengan gaya lucu dan kasual, namun tidak menurunkan sisi informatifnya. |
9
|
Om Malik
| Om Malik disebut-sebut sebagai simbol impian Amerika modern. Besar di New Delhi dan berimigrasi ke Amerika Serikat pada 1986, Malik dengan cepat menangkap peluang bisnis internet dan pada tahun 1994 membuat beberapa website. Seiring berjalannya waktu, Malik memfokuskan diri pada bidang teknologi. Sekarang ini dia dikenal sebagai pendiri Giga Omni Media dan editor eksekutif di blog GigaOM, yang mengupas seputar Web 2.0. Blog ini dikenal sebagai salah satu blog yang berpengaruh di internet. |
8
|
Eric Savitz
| Eric Savitz merupakan editor majalah Barron (yang membahas informasi finansial dan perkembangan pasar) dan dikenal luas secara online dari blognya Tech Trader Daily Blog. Di blognya ini, Savitz membahas seputar teknologi dan investasi. |
7
|
Mark Evans
| Mark Evans adalah seorang blogger Kanada, pendiri Mark Evans Tech.
Selain membahas seputar teknologi di blognya tersebut, ia juga
dikenal luas sebagai konsultan marketing, komunikasi, dan media
sosial. Sebelumnya Evans selama puluhan tahun bekerja sebagai wartawan
teknologi di National Post dan Bloomberg. |
6
|
Kara Swisher
| Kara Swisher adalah wanita yang melek teknologi. Ia menuliskannya di blognya Boom Town. Sisi menarik blog ini adalah adanya sesi Marketplace dan Wall Street (bursa saham). Sebelum dikenal sebagai blogger, Swisher merupakan wartawan bidang internet di beberapa surat kabar ternama dan berhasil menyelenggarakan beberapa konferensi seputar dunia digital. Ia juga berkali-kali mewawancarai tokoh terkenal seperti Bill Gates dan Steve Jobs. |
5
|
Mike Masnick
| Mike Masnick adalah pendiri Techdirt. Blog ini mulai dikenal tahun 2005 setelah mempublikasikan artikel The Streisand Effect, yaitu istilah baru mengenai penyensoran material online. Seiring berjalannya waktu , blog yang didirikan tahun 1997 ini berkembang pesat dan menerima penghargaan Best of the Web darai Business Week dan Forbes. |
4
|
Hendry Blodget
| Hendry Blodget adalah editor Silicon Alley Insider, blog yang membahas teknologi dan tren bisnis. Kepopuleran Hendry sekarang ini ditopang oleh keakuratan prediksinya pada tahun 1990-an yang menyatakan bahwa harga saham Amazon akan mencapai US $ 400. Prediksi ini menjadi kenyataan pada tahun 2000. |
3
|
Marshall Kirkpatrick
| Marshall Kirkpatrick sebelumnya bekerja sebagai penulis di TechCrunch. Sekarang ini ia adalah wakil direktur bidang pengembangan konten di ReadWriteWeb, blog seputar teknologi yang didirikan tahun 2003. Blog ini masuk 20 blog terbaik dunia dan menjadi blog otoritas di bidang Web 2.0 |
2
|
Larry Dignan
| Dignan sekarang ini adalah editor ZDnet dan TechRepublic. Ia mulai menulis sejak tahun 1995 untuk Wall Street Week dan The New York Times. Sejak membuat ZDnet, ia focus membahas isu-isu teknologi. |
1
|
Michael Arrington
| Nomor wahid diduduki oleh Michael Arrington. Dia adalah pendiri TechCrunch, blog yang membahas seputar teknologi dan memiliki lebih dari 3,5 juta RSS Subscriber. Berkat blognya ini, Arington dianugerahi sebagai orang paling berpengaruh di internet oleh Wired dan Forbes. |
Di
postingan selanjutnya, saya akan mengupas blogger ngetop dan sukses
lainnya. Jika Anda ingin artikel tersebut dikirimkan ke Anda secara
otomatis, silakan berlangganan via RSS feed atau via email pada form di bawah ini.
belajar instal melalui virtualbox
Minggu, 06 Mei 2012
TUTORIAL (Install) Windows 7
TUTORIAL (Install) Windows 7
windows 7 adalah produk Microsoft terkini yang juga menawarkan beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan versi sebelumnya.
installation windows 7 ke komputer anda secara langkah demi langkah disertai dengan gambar. saya harap dengan tutorial ini bermamfaat buat anda yang komputernya di landa masalah (virus, file corrupt dan spyware). Selain itu anda bisa menghemat uang jika kalau windows rusak tak perlu pergi ke tempat service kmputer atau KEDAI ( dalam istilah malaysia),
Sebelum memulai penginstalan windows 7 ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan antaranya adalah:
1. Ada Sebuah DVD Windows 7
2. Komputer anda harus memenuhi syarat dengan spesifikasi di bawah ini(kapasitas minimum,jika kapasitas komputer anda melebihi yang tertera dibawah akan jauh lebih baik) jika komputer anda dibawah syarat yang tertera dibawah ini berarti masih belom support windows7
-> 1 gigahertz (GHz) 32-bit (x86) atau 64-bit (x64) processor
-> 1 gigabyte (GB) RAM (32-bit) atau 2 GB RAM (64-bit)
->16 GB ruang hard disk (32-bit) or 20 GB (64-bit)
->DirectX 9 graphics device dengan WDDM 1.0
Setelah semua tersedia, mari kita mulai langkah langkahnya
Langkah 1:
Pastikan computer sudah disetting untuk booting dari CD ROM / DVD, kalau belum, silahkan ubah melalui BIOS.( tips masuk ke BIOS ,setelah komputer direstart tekan tombol delete di keyboard sebelom loading windows terbuka |untuk komputer | dan untuk laptop biasanya tekan tombol F2 di keyboard)
A.Masukkan DVD Windows 7 ke DVD Drive dan reboot (restart)komputer anda. Setelah direboot layar/ screen akan menampilkan seperti gambar di bawah.ini

Tunggu sehingga proses ini selesai. Jika screen seperti ini tidak keluar di komputer anda, ini
mungkin di sebabkan komputer anda belom di booting ke CDROOM/DVD dan masih di boot hard disk
Langkah 2:
Setelah langkah 1 tadi selesai, layar/screen komputer akan tampil seperti gambar di bawah ini

klik saja ”next” untuk melanjutkan proses seterusnya. dan screen akan muncul seperti gambar dibawah ini

Langkah 3
klik “Install now”. dan screen akan menampilakan seperti gambar berikut

Langkah 4:
. centang kotak “I accept the license term” lalu klik ”Next“

di sini anda boleh memilih untuk upgrade atau memasang baru sistem Windows 7.
Walaupun anda boleh upgrade daripada sistem windows yang lama kepada windows 7, saya
menyarankan anda mengambil cara ke-2 yaitu “Install new copy of windows“. Ini adalah untuk mendapatkan windows 7 yang sebenarnya di samping mengurangkan masalah-masalah saat proses installasi.. klik saja no2 “custom(advenced)“
Langkah 5:

Klik lokasi di mana anda mau file windows 7 diinstall. Saya sarankan di drive C: saja. Jika ingin menformatnya terlebih dahulu biar installasi benar2 bersih klik saja “Drive Options” yang berada di bawah kotak pilihan hard disk.sebelah kanan bawah
Langkah 6:

Sekarang Windows 7 akan memulakan proses pemasangan yang mana akan mengambil lebih kurang 30-60 menit bergantung kepada kecepatan komputer. Pada proses ini teman2 bisa istirahat ,makan ,ngopi2 atau sms-an sama pacar hehehe coz komputernya lagi rusak gak bisa online xixixixi
Langkah 7:
Setelah proses tadi selesai, anda akan melihat tampilan di laya komputer seperti gambar dibawah ini.

Langkah 8:
masukkan nama anda dan nama komputer anda di kotak yang tersedia .perhatikan gambar

nama yang anda masukkan akan kelihatan di network, jadi silahkan gunakan nama yang sesuai supaya mudah untuk anda mengenal pasti komputer ini nanti.
Langkah 9:
Masukkan password anda di kotak yang tersedia .(lihat gambar dibawah) lalu klik “Next”

Langkah 10:

Kalau anda beli windows 7 secara sah, masukkan product key-nya. Klo pakek windows 7 bajakan,(seperti saya hihihi) biarkan saja kosong lalu klik “next” Setelah selesai instalasi jalankan Patch-nya, biasanya disertakan di DVD.
Langkah 12:

Pada bagian ini saya sarankan anda memilih Ask me later setting yang berwarna merah
Langkah 13:

INSTAL WINDOWS 7 INI LEBIH MUDAH DARI PADA MENGINSTAL WINDOWS XP
windows 7 adalah produk Microsoft terkini yang juga menawarkan beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan versi sebelumnya.
installation windows 7 ke komputer anda secara langkah demi langkah disertai dengan gambar. saya harap dengan tutorial ini bermamfaat buat anda yang komputernya di landa masalah (virus, file corrupt dan spyware). Selain itu anda bisa menghemat uang jika kalau windows rusak tak perlu pergi ke tempat service kmputer atau KEDAI ( dalam istilah malaysia),
Sebelum memulai penginstalan windows 7 ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan antaranya adalah:
1. Ada Sebuah DVD Windows 7
2. Komputer anda harus memenuhi syarat dengan spesifikasi di bawah ini(kapasitas minimum,jika kapasitas komputer anda melebihi yang tertera dibawah akan jauh lebih baik) jika komputer anda dibawah syarat yang tertera dibawah ini berarti masih belom support windows7
-> 1 gigahertz (GHz) 32-bit (x86) atau 64-bit (x64) processor
-> 1 gigabyte (GB) RAM (32-bit) atau 2 GB RAM (64-bit)
->16 GB ruang hard disk (32-bit) or 20 GB (64-bit)
->DirectX 9 graphics device dengan WDDM 1.0
Setelah semua tersedia, mari kita mulai langkah langkahnya
Langkah 1:
Pastikan computer sudah disetting untuk booting dari CD ROM / DVD, kalau belum, silahkan ubah melalui BIOS.( tips masuk ke BIOS ,setelah komputer direstart tekan tombol delete di keyboard sebelom loading windows terbuka |untuk komputer | dan untuk laptop biasanya tekan tombol F2 di keyboard)
A.Masukkan DVD Windows 7 ke DVD Drive dan reboot (restart)komputer anda. Setelah direboot layar/ screen akan menampilkan seperti gambar di bawah.ini

Tunggu sehingga proses ini selesai. Jika screen seperti ini tidak keluar di komputer anda, ini
mungkin di sebabkan komputer anda belom di booting ke CDROOM/DVD dan masih di boot hard disk
Langkah 2:
Setelah langkah 1 tadi selesai, layar/screen komputer akan tampil seperti gambar di bawah ini

klik saja ”next” untuk melanjutkan proses seterusnya. dan screen akan muncul seperti gambar dibawah ini

Langkah 3
klik “Install now”. dan screen akan menampilakan seperti gambar berikut

Langkah 4:
. centang kotak “I accept the license term” lalu klik ”Next“

di sini anda boleh memilih untuk upgrade atau memasang baru sistem Windows 7.
Walaupun anda boleh upgrade daripada sistem windows yang lama kepada windows 7, saya
menyarankan anda mengambil cara ke-2 yaitu “Install new copy of windows“. Ini adalah untuk mendapatkan windows 7 yang sebenarnya di samping mengurangkan masalah-masalah saat proses installasi.. klik saja no2 “custom(advenced)“
Langkah 5:

Klik lokasi di mana anda mau file windows 7 diinstall. Saya sarankan di drive C: saja. Jika ingin menformatnya terlebih dahulu biar installasi benar2 bersih klik saja “Drive Options” yang berada di bawah kotak pilihan hard disk.sebelah kanan bawah
Langkah 6:

Sekarang Windows 7 akan memulakan proses pemasangan yang mana akan mengambil lebih kurang 30-60 menit bergantung kepada kecepatan komputer. Pada proses ini teman2 bisa istirahat ,makan ,ngopi2 atau sms-an sama pacar hehehe coz komputernya lagi rusak gak bisa online xixixixi
Langkah 7:
Setelah proses tadi selesai, anda akan melihat tampilan di laya komputer seperti gambar dibawah ini.

Langkah 8:
masukkan nama anda dan nama komputer anda di kotak yang tersedia .perhatikan gambar

nama yang anda masukkan akan kelihatan di network, jadi silahkan gunakan nama yang sesuai supaya mudah untuk anda mengenal pasti komputer ini nanti.
Langkah 9:
Masukkan password anda di kotak yang tersedia .(lihat gambar dibawah) lalu klik “Next”

Langkah 10:

Kalau anda beli windows 7 secara sah, masukkan product key-nya. Klo pakek windows 7 bajakan,(seperti saya hihihi) biarkan saja kosong lalu klik “next” Setelah selesai instalasi jalankan Patch-nya, biasanya disertakan di DVD.
Langkah 12:

Pada bagian ini saya sarankan anda memilih Ask me later setting yang berwarna merah
Langkah 13:

Selamat ..windows 7.sudah terinstal di komputer anda
Langkah selanjutnya adalah kamu tinggal menginstall driver mainboard seperti VGA, sound, chipset dan lainnya.INSTAL WINDOWS 7 INI LEBIH MUDAH DARI PADA MENGINSTAL WINDOWS XP
selamat
mencoba semoga sukses… dan buat master komputer mohon maaf saya tulis
posting ini hanya sekedar catatan online dan sekedar share .tidak ada
maksud2 tertentu ….jadi jika ada yang salah dalam tutorial ini harap
dimaklumi mohon dikasih saran dan masukan …terimakasih sebelomnya
belajar instal melalui virtualbox
ada yang mau belajar Instal tanpa merubah apapun??
disini tempatnya.. https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads
tapi sebelumnya download dulu virtualboxnya dan sumatra pdf-nya...
#selamat mencoba..:)
disini tempatnya.. https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads
tapi sebelumnya download dulu virtualboxnya dan sumatra pdf-nya...
#selamat mencoba..:)
Langganan:
Postingan (Atom)









